Akademik adalah salah satu istilah yang sering membingungkan banyak orang, terlebih jika harus melihat perbedaannya dengan akademisi, dan non-akademis. Kata akademis diambil dari kata akademi.

Akademi merupakan lembaga pendidikan tinggi yang setara dengan universitas, institute, atau juga sekolah tinggi. Akademis merupakan kata sifat yang menunjukkan arah dan sifatnya ilmiah. Sehingga, punya kaitan erat dengan ilmu pengetahuan sesuai teori-teori yang telah teruji kebenarannya dengan objektif.

Pengertian akademis yaitu pengertian berbagai hal tentang ilmu pengetahuan. Tidak heran jika terdapat sapaan akrab seperti contoh insan akademis, mengindikasikan jika seseorang sudah atau sedang menguasai ilmu pengetahuan. Selain itu akademis juga merupakan kemampuan dalam menguasai ilmu pengetahuan yang telah diuji kebenarannya. Sehingga, dapat diukur dalam bentuk nilai atau disebut sebagai apa itu prestasi akademik.

Definisi Prestasi Akademik dan Contoh Prestasi Akademik

Jika berbicara tentang apa itu akademik, maka kurang lengkap rasanya kalau tidak membahas prestasi akademik. Prestasi akademik merupakan kemampuan, kecakapan atau hasil upaya seseorang karena adanya proses pembelajaran. Pengetahuan bisa bertambah karena adanya pembelajaran di kelas, tidak karena adanya pertumbuhan.

Sebagaimana dijelaskan Sobur tahun 2006 bahwa prestasi akademik bisa dinilai maupun diukur melalui berbagai tes baku atau yang sudah terstandar. Contoh prestasi akademik yaitu nilai IPK Cumlaud, juara 1 Olimpiade Matematika, menguasai teori pada mata kuliah tertentu, dan sejenisnya.

Definisi Non Akademik dan Contoh Prestasi Non-Akademik

Kalau kamu sudah paham tentang apa itu akademik, maka kebalikan dari akademik adalah non akademik, kemampuan yang tidak berkaitan dengan ilmu pengetahuan secara ilmiah. Non akademik merupakan kemampuan yang didapatkan dari berbagai hal bersifat di luar ilmiah atau jauh dari berbagai teori.

Pada kecakapan non-akademis, pengukurannya bukan terkait salah atau benar. Non akademis merupakan karakter, ukurannya dapat bergantung pada subjek dalam penilaian. Contoh, kalau kamu melihat sebuah karya seni, kamu mungkin merasa pelukisnya sangat berbakat atau tidak sama sekali. Jadi, ini sangat bergantung dengan perspektif tiap-tiap orang. Ada beberapa contoh prestasi non akademik seperti jadi pembicara pada seminar internet marketing, jadi juara 1 lomba menyanyi, jadi pemimpin pada sebuah organisasi di sekolah, dan sebagainya.

Kesimpulan

Sekarang, kamu sudah tahu banyak tentang perbedaan antara akademik, non akademik dan apa saja contoh prestasinya. Secara singkat, akademik merupakan segala hal yang berhubungan dengan peraturan pada perguruan tinggi. Jadi, kalau kamu mendengar istilah prestasi akademik, itu adalah sebuah hasil yang dicapai seseorang karena adanya proses kegeiatan belajar sesuai kurikulum di lembaga pendidikan ia belajar.

Sementara itu, non akademik tidak ada hubungannya dengan peraturan perguruan tinggi. Jika kamu mendengar sitilah prestasi non akademik, itu adalah pencapaian di luar kurikulum baku sebuah lembaga pendidikan. Non akademik bisa kamu pelajari dari ekstrakulikuler organisasi, lembaga, komunitas, ataupun sejenisnya.